Live Streaming

Acara Saat Ini

ALDILA
15:00 - 17:30 WITA
Album Diskotik Lama
Host : Erwin Sanusi / Ival Chandra
Print
09
Jan

ALUMNI TIMUR TENGAH GELAR PENGAJIAN RUTIN

. Posted in Lintas Daerah

(Susia News, Pinrang) Sebagai salah wujud implementasi berbagai ilmu agama yang didapatkan melalui pendidikan di Timur Tengah sebagai sentra dan mercusuar ilmu pengetahuan Islam, para alumni Universitas Al Ashar Kairo Mesir di Kab. Pinrang yang tergabung di Ikatan Alumni Timur tengah (IKTT) menggelar pengajian rutin, yang pertama kali dilaksanakan dengan bekerjasama dengan panitia pembangunan dan jemaah Masjid Nurul Huda Amassangang Barat Kelurahan Lelengbata Kec. Paleteang Kab. Pinrang pada hari Minggu (8/01). Pengajian IKTT ini dihadiri oleh ketua Majelis Ulama Indonesai (MUI) Kab. Pinrang Drs. H. Abdul Hakim, beberapa Alumni Al Ashar dan ratusan jemaah yang antusias mengikuti pengajian yang mengedepankan dialog atau tanya jawab.

Dalam sambutannya Ketua IKTT Kab. Pinrang H. Abdul Salam Latarebbi Lc MA mengungkapkan bahwa sebenarnya ikatan alumni ini sudah berdiri sejak tahun 2005, namun berbagai program melalui beberapa seksi diantarnya Tarbiyah (Pendidikan), Da'wah dan Seksi Olahraga belum terlalu maksimal. Maka dari itu kata Abd. Salam diawal tahun 2012 ini IKTT berusaha agar berbagai program khususnya da'wah akan berjalan dengan baik dan lancar. Karena pengalaman beberapa waktu lalu IKTT membentuk Tim Kajian yang mendatangi masjid ke masjid tetapi karena banyaknya kesibukan dari para alumni sehingga tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Dijelaskan Abd. Salam Latarebbi bahwa pada dasarnya IKTT ini bukan hanya diisi oleh para lulusan Al Ashar Mesir tetapi beberapa lainnya berasal dari Alumni dari berbagai perguruan tinggi di negara negara Islam lainnya semisal Maroko, Sudan maupun Pakistan. Dan menurutnya dari data yang ada Kabupaten Pinrang termasuk daerah yang paling banyak menelurkan alumni mahasiswa dari perguruan perguruan tinggi Islam dari Timur Tengah, sehingga hal ini menjadi sebuah cambuk agar mereka bisa mengimplementasikan ilmu yang didapatkan untuk kemaslahatan Umat.

Hal ini sangat penting kata Abd. Salam karena disadari ditengah masyakarat sekarang ini terkadang masih banyak pemahaman yang dangkal maupun tidak berdasar melandasi kehidupan umat Islam, sehingga dengan pengajian rutin ini yang mengedepankan tanya jawab akan bisa memberikan pemahaman secara mendalam akan arti ataupun makna sesungguhnya dari ajaran agama Islam sesuai dengan Alquran dan Sunnah Rasulullah SAW.

Sementara itu dalam sambutannya Ketua MUI Kab. Pinrang Drs H. Abd Hakim menyambut baik digelarnya pengajian rutin yang dilaksanakan oleh IKTT ini, karena diharapkan akan ada pemahaman yang jelas tentang berbagai hal yang menyangkut aqidah dan ibadah ditengah ummat, mengingat sekarang ini berbagai ajaran ajaran yang kadang melenceng dan membingungkan ummat. Da'wah yang dibawakan selama ini memang sering berbeda pola pendekatannya, ada yang terkadang keras dan kaku ada juga yang lemah lembut, olehnya itu pihaknya mengharapkan kata Abd. Hakim IKTT bisa memberikan bentuk pengajaran yang bisa diterima dengan baik oleh ummat dan akan memberikan siraman rohani yang bisa mengarahkan masyarakat ke kehidupan yang lebih baik atas dasar tuntutan dan tuntunan agama Islam.

Pengajian IKTT yang pertama kalinya digelar memasuki tahun 2012 ini mengambil tema tentang 'aqiqah', yang dinilai dalam kehidupan keseharian masyarakat terkadang masih terdapat praktek dan pemahaman yang salah dan melenceng dari syariat yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Sebagai Narasumber Ustad H. Abdullah Wahab Lc, H. Masse Laibu Lc, H. Abdul Salam Latarebbi LC MA ,H. Hading Wase Lc. MA, H. Mustari Tahir SPdi dan H. Makmur S.Fil.I serta beberapa alumni lainnya.

Sekretaris panitia pembangunan Masjid Nurul Huda Ir. H. Amir Jafar merasa bersyukur dengan ditempatkannya pengajian Rutin IKTT ini di Masjid Nurul Huda, mengingat keberadaan para ulama ulama dari Timur Tengah ini mempunyai ilmu agama yang sangat mendalam, apalagi pola da'wahnya ke arah dialog yang memungkinkan jemaah bisa berinteraktif dan menanyakan berbagai persoalan yang ada.

Direncanakan pengajian berikutnya akan di laksanakan pada Minggu ketiga bulan Januari tepatnya tanggal 23 Januari mendatang di tempat yang sama dengan membahas masalah 'air yang suci dan mensucikan'. Menurut Amir Jafar pihaknya mengharapkan masyarakat dari berbagai penjuru bisa mengikuti pengajian tersebut karena tidak hanya terbatas pada jamaah masjid ini, yang digelar setiap selesai shalat duhur sampai masuknya shalat ashar.

Facebook Page