(Susia News, Pinrang) Seiring dengan semakin meningkatnya dinamika dan juga pengaruh globalisasi dan modernesasi maka mau tidak mau, semua aspek pembangunan harus digalakkan dan melibatkan semua pihak dan elemen masyarakat agar mampu menjalankan pembangunan itu dengan baik dan menuju kesejahteraan bersama. Dan pembangunan itu tidak harus secara parsial tetapi lebih dari itu saatnya ada keseimbangan secara nyata antara pembangunan diperkotaan dan dipedesaan.
Demikian diungkapkan Bupati Pinrang Aslam Patonangi kepada SUSIA NEWS diruang kerjanya kemarin. Dikatakan Aslam Patonangi aspek pertama yang harus dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan tersebut adalah bagaimana menumbuhkan sektor-sektor ekonomi dimasyarakat perkotaaan dan pedesaan, dengan melakukan perbaikan infrastruktur berupa jalan, pengairan dan tentu saja jalan-jalan tani didesa, sebagai sarana pendukung transportasi hasil bumi atau pertanian agar bisa dipasarkan secara baik.
Menurut Aslam Patonangi pembangunan secara seimbang tersebut memang tidak mudah, tetapi harus dilakukan, walau secara umum pembenahan pembangunan tersebut lebih rumit dan lebih banyak dikawasan perkotaaan, karena permasalahannya sangat kompleks, mulai dari persoalan drainase atau selokan, dimana secepatnya akan dibuat sebuah master plan drainase yang baik dikota agar tidak lagi menyebabkan banjir sesaat setelah hujan deras, sampai kepada pembangunan jaringan air bersih serta sanitasi lingkungan dan banyak persoalan lainnya.
Sementara dikawasan pedesaan, pemetaan persoalan pembangunan hanya terfokus kepada pembangunan jalan tani tersebut, serta jaringan irigasi untuk persawahan dan beberapa sektor pendukung lainnya. Ditambahkan Aslam Patonangi, bahwa semua pihak harus mengingat bahwa semua aspek pembangunan tersebut bersumber dari pertumbuhan ekonomi, dimana Kabupaten Pinrang masih berpegangan pada sektor pertanian dimana sebagian besar pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) disumbangkan oleh sektor pertanian tersebut.
Namun demikian pemerintah tidak menutup mata dengan potensi lainnya, seperti pembangunan sektor industri, dengan menciptakan iklim investasi yang kondusif dan nyaman didaerah ini, dan terbukti dalam setahun ini telah ada 2 investor yang menanamkan modalnya, diantaranya pembuatan pupuk organik.
Dijelaskan Aslam Patonangi bahwa pemerintah daerah secara umum akan selalu mengeluarkan beragam ide dan program untuk pembangunan kemasyarakatan, dan bukan itu saja, salah satu arah pembangunan ini juga mengarah ke sosial budaya masyarakat, diantaranya pembangunan dunia pendidikan, khususnya implementasi pendidikan gratis, dan pihaknya menurut Aslam telah mengeluarkan peraturan bupati akan hal tersebut yang menjadi pertunjuk teknis, sampai kepada pemberian beasiswa kepada Program S1 dan S2 untuk 40 orang, hasil kerjasama dengan Universitas Negeri Makassar (UNM), dan yang paling utama adalah bagaimana membangun infrastruktur pendidikan baik yang sudah ada maupun pembangunan sekolah-sekolah baru, dimana pada tahun ini Kabupaten Pinrang mendapatkan alokasi pembangunan 1 SMK dan 3 SMP, yang diharapkan menjadi jawaban akan tuntutan pembangunan sektor pendidikan tersebut.
Ditambahkan Aslam Patonangi pada kesempatan tersebut bahwa salah satu tujuan pelaksanaan otonomi daerah adalah memajukan perekonomian daerah agar tercipta kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan perekonomian daerah akan tercapai apabila kebijakan keuangan daerah mampu menuntaskan permasalahan keuangan daerah
berkaitan dengan penerimaan, belanja dan pembiayaan daerah.
Terdapat beberapa aspek yang sangat berpengaruh dalam menentukan kebijakan pengelolaan keuangan daerah antara lain meliputi pertumbuhan ekonomi, keadaan penduduk, ketenagakerjaan dan sumber-sumber pendapatan daerah. Dan yang paling penting adalah bagaimana mencapai visi Kabupaetn Pinrang kedepan yakni ”Terwujudnya Masyarakat Sejahtera Melalui Penataan Program Pembangunan Pro Rakyat menuju Terciptanya Kawasan Agropolitan yang didukung oleh Penerapan Prinsip-prinsip Tata Kelolah Pemerintah (Good Management)”. Serta misi Bumi Lasinrang sendiri yakni “Meningkatkan kualitas SDM aparatur pemerintah yang profesional, Mengoptimalkan pemanfaatan dan pelestarian SDA yang berwawasan lingkungan dan memperkuat agribinis dan agroindustri, Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memperkuat kemandirian lokal, demikian juga meningkatkan kualitas pelayanan dibidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, serta meningkatkan dan mengembangkan sarana dan prasarana serta infrastruktur terutama pada sektor pertanian, meningkatkan pengamalan dan nilai-nilai keagamaan, pancasila dan budaya lokal, dan yang terakhir, meningkatkan keamanan dan ketertiban umum
Demikian diungkapkan Bupati Pinrang Aslam Patonangi kepada SUSIA NEWS diruang kerjanya kemarin. Dikatakan Aslam Patonangi aspek pertama yang harus dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan tersebut adalah bagaimana menumbuhkan sektor-sektor ekonomi dimasyarakat perkotaaan dan pedesaan, dengan melakukan perbaikan infrastruktur berupa jalan, pengairan dan tentu saja jalan-jalan tani didesa, sebagai sarana pendukung transportasi hasil bumi atau pertanian agar bisa dipasarkan secara baik.
Menurut Aslam Patonangi pembangunan secara seimbang tersebut memang tidak mudah, tetapi harus dilakukan, walau secara umum pembenahan pembangunan tersebut lebih rumit dan lebih banyak dikawasan perkotaaan, karena permasalahannya sangat kompleks, mulai dari persoalan drainase atau selokan, dimana secepatnya akan dibuat sebuah master plan drainase yang baik dikota agar tidak lagi menyebabkan banjir sesaat setelah hujan deras, sampai kepada pembangunan jaringan air bersih serta sanitasi lingkungan dan banyak persoalan lainnya.
Sementara dikawasan pedesaan, pemetaan persoalan pembangunan hanya terfokus kepada pembangunan jalan tani tersebut, serta jaringan irigasi untuk persawahan dan beberapa sektor pendukung lainnya. Ditambahkan Aslam Patonangi, bahwa semua pihak harus mengingat bahwa semua aspek pembangunan tersebut bersumber dari pertumbuhan ekonomi, dimana Kabupaten Pinrang masih berpegangan pada sektor pertanian dimana sebagian besar pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) disumbangkan oleh sektor pertanian tersebut.
Namun demikian pemerintah tidak menutup mata dengan potensi lainnya, seperti pembangunan sektor industri, dengan menciptakan iklim investasi yang kondusif dan nyaman didaerah ini, dan terbukti dalam setahun ini telah ada 2 investor yang menanamkan modalnya, diantaranya pembuatan pupuk organik.
Dijelaskan Aslam Patonangi bahwa pemerintah daerah secara umum akan selalu mengeluarkan beragam ide dan program untuk pembangunan kemasyarakatan, dan bukan itu saja, salah satu arah pembangunan ini juga mengarah ke sosial budaya masyarakat, diantaranya pembangunan dunia pendidikan, khususnya implementasi pendidikan gratis, dan pihaknya menurut Aslam telah mengeluarkan peraturan bupati akan hal tersebut yang menjadi pertunjuk teknis, sampai kepada pemberian beasiswa kepada Program S1 dan S2 untuk 40 orang, hasil kerjasama dengan Universitas Negeri Makassar (UNM), dan yang paling utama adalah bagaimana membangun infrastruktur pendidikan baik yang sudah ada maupun pembangunan sekolah-sekolah baru, dimana pada tahun ini Kabupaten Pinrang mendapatkan alokasi pembangunan 1 SMK dan 3 SMP, yang diharapkan menjadi jawaban akan tuntutan pembangunan sektor pendidikan tersebut.
Ditambahkan Aslam Patonangi pada kesempatan tersebut bahwa salah satu tujuan pelaksanaan otonomi daerah adalah memajukan perekonomian daerah agar tercipta kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan perekonomian daerah akan tercapai apabila kebijakan keuangan daerah mampu menuntaskan permasalahan keuangan daerah
berkaitan dengan penerimaan, belanja dan pembiayaan daerah.
Terdapat beberapa aspek yang sangat berpengaruh dalam menentukan kebijakan pengelolaan keuangan daerah antara lain meliputi pertumbuhan ekonomi, keadaan penduduk, ketenagakerjaan dan sumber-sumber pendapatan daerah. Dan yang paling penting adalah bagaimana mencapai visi Kabupaetn Pinrang kedepan yakni ”Terwujudnya Masyarakat Sejahtera Melalui Penataan Program Pembangunan Pro Rakyat menuju Terciptanya Kawasan Agropolitan yang didukung oleh Penerapan Prinsip-prinsip Tata Kelolah Pemerintah (Good Management)”. Serta misi Bumi Lasinrang sendiri yakni “Meningkatkan kualitas SDM aparatur pemerintah yang profesional, Mengoptimalkan pemanfaatan dan pelestarian SDA yang berwawasan lingkungan dan memperkuat agribinis dan agroindustri, Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memperkuat kemandirian lokal, demikian juga meningkatkan kualitas pelayanan dibidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, serta meningkatkan dan mengembangkan sarana dan prasarana serta infrastruktur terutama pada sektor pertanian, meningkatkan pengamalan dan nilai-nilai keagamaan, pancasila dan budaya lokal, dan yang terakhir, meningkatkan keamanan dan ketertiban umum
Acara Saat Ini
LIVE by Request
Minggu, 11:00 - 13:00 WITA
Top News
-
Air Sungai Meluap, Ratusan Hektar Tanaman Padi Terendam Air Puluhan petani Lapalopo Kecamatan mattiro Bulu mendatangi kantor DPRD Pinrang, Senin 23 Agustus kemarin....
-
PSDA Pokuskan Bangunan Ke Hilir Saluran Kendati musim hujan selama ini mengguyur pertanaman di Kabupaten Pinrang beberapa pecan terakhir ini,...
-
Anggota Dewan Swadayakan Masyarakat Dalam rangka menjalin silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa gotong royong, Masyarakat...
-
PKK Berdayakan Potensi Pinrang Pengurus PKK Pinrang melakukan terobosan dalam mengembangkan potensi daerahnya. Sekarang, PKK memprogramkan...
-
Dewan Klarifikasi Proyek Jalan Laporan Lembaga Serikat Tani dan Nelayan Rakyat Indonesia (L-Setanri) terkait proyek jalan poros Labolong-Ammani...
- 1
- 2
- 3
- 4





